Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Sekolah Dasar Negeri 51 Kaur Kab. Kaur Provinsi Bengkulu yang berlangsung pada tanggal 22–23 April 2026 mengalami kendala teknis. Pada hari pertama, tepatnya di sesi ke-1, jaringan sinyal internet yang lemot mengganggu kelancaran ujian.
Diketahui, total peserta yang mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah ini berjumlah 23 siswa. Akibat gangguan tersebut, sebanyak 9 siswa tidak dapat menyelesaikan tes dengan baik dan harus mengikuti ujian ulang.
Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan setempat belum dapat menentukan kapan jadwal pelaksanaan ujian susulan tersebut akan digelar.
Merespons kejadian Tes Kemampuan Akademik ulang ini, wartawan media Tobagoes.Bengkulu.com, Astrawan, angkat bicara dengan tegas. Ia menilai kendala yang terjadi harus segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.
“Pemerintah yang terkait harus cepat turun tangan untuk menyelesaikan masalah Tes Kemampuan Akademik ulang ini. Infrastruktur dan kesiapan teknis harus dipastikan berjalan lancar agar hak siswa untuk mengikuti ujian dengan baik tidak terganggu,” tegas Astrawan.
Ia juga berharap agar evaluasi segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain dan seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan kondusif.
BPI KPNPA RI Minta Pihak Terkait Cepat Ambil Sikap
Menindaklanjuti persoalan ini, Astrawan melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp dengan Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawasan Anggaran (BPI KPNPA) RI Wilayah Bengkulu, Syamsuyudi, SH.
Mendapatkan informasi tersebut, Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu memberikan tanggapan keras. Ia menegaskan agar pemerintah dan instansi terkait segera terjun ke lapangan.
“Pemerintah dan instansi terkait agar segera terjun ke lapangan untuk cepat mengambil sikap dan tindakan tegas. Kami berharap kendala yang dihadapi oleh para siswa ini bisa cepat tertangani dan terselesaikan dengan baik,” tegas Syamsuyudi, SH