HARI KELAHIRAN PANCASILA KE 81: KETUA BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu Sampaikan Suara Rakyat

.BENGKULU – Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang penuh makna, Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA) Republik Indonesia Wilayah Bengkulu menyampaikan aspirasi dan keprihatinan mendalam atas kondisi ekonomi masyarakat saat ini langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Di bawah pimpinan Ketua Wilayah, Sayamsuyudi, S.H., organisasi ini menjadi corong suara rakyat yang merasa semakin terjepit dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Menurut Sayamsuyudi, semangat Pancasila, khususnya sila kelima tentang Keadilan Sosial, belum sepenuhnya terasa manfaatnya di tengah masyarakat luas. Berdasarkan pantauan dan penelitian yang dilakukan pihaknya di lapangan, kondisi ekonomi rakyat saat ini berada dalam tekanan yang sangat berat.

“Kami sampaikan pesan ini sebagai bentuk tanggung jawab kami mengawasi jalannya pemerintahan dan demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Kami memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, benailah perekonomian negara ini dengan sungguh-sungguh. Rakyat Indonesia sekarang sudah benar-benar terjepit keadaannya. Bahkan untuk makan saja sudah terasa sangat sulit bagi banyak kalangan,” tegas Sayamsuyudi dalam pernyataannya, Senin (1 Juni 2026).

Dalam pernyataannya tersebut, pimpinan BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu ini juga menyoroti arah kebijakan negara yang dirasakan masih terlalu banyak berorientasi ke luar negeri, sementara potensi dan kebutuhan di dalam negeri belum sepenuhnya menjadi prioritas utama. Ia meminta pemerintah untuk lebih memusatkan perhatian, pengembangan, dan pemanfaatan segala sumber daya yang ada di dalam negeri demi menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Kami berharap lebih banyak program dan perhatian dicurahkan di dalam negeri daripada berfokus ke luar negeri. Rakyat sudah menanti-nanti gebrakan nyata dan solusi konkret dari Bapak Presiden. Jangan sampai semangat persatuan yang diperingati hari ini hanya menjadi seremonial belaka, tanpa ada perubahan nyata yang dirasakan rakyat kecil,” tambahnya.

Selain masalah pemulihan ekonomi, poin penting lain yang disampaikan adalah terkait pengawasan anggaran dan pelaksanaan program pemerintah. Sayamsuyudi mengingatkan agar segala kebijakan, bantuan sosial, maupun pembangunan yang digagas pemerintah pusat maupun daerah harus dipantau secara ketat. Hal ini bertujuan agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerimanya, tanpa ada yang tersendat atau dikorupsi di tengah jalan.

“Apapun program unggulan Bapak Presiden, kami mohon agar diawasi sampai ke bawah. Pastikan bantuan dan manfaatnya benar-benar diterima oleh mereka yang paling membutuhkan. Karena bagi kami, nilai utama Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya bagi sebagian kalangan saja,” pungkas Sayamsuyudi.

Pesan ini menjadi sinyal kuat bahwa di tengah peringatan hari bersejarah bangsa, harapan rakyat tertumpu penuh pada langkah dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk mengangkat derajat ekonomi masyarakat serta menjamin keadilan dalam penyaluran hak-hak rakyat Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news