Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu, Syamsuyudi, SH, beserta seluruh jajaran BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu tanpa terkecuali, mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh Internasional.
Mengutip Sambutan Presiden RI pada Peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada tanggal 1 Mei 2026, diantaranya berisi :
Saudara-saudara,
Hari ini adalah hari perjuangan kaum buruh. Saudara-saudara, saya ucapkan terima kasih atas undangan kepada saya untuk hadir hari ini bersama Saudara-saudara sekalian. Ini kehormatan bagi saya, terima kasih. Saya merasa bahwa kaum buruh selalu mendukung saya sekian kali dan saya merasa jadi presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja seluruh Indonesia.
Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit. Itu adalah tugas saya, itu adalah tugas pemerintah yang saya pimpin, dan itu adalah tekad kami. Kami tidak akan gentar, kami tidak akan menyerah, kami tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia.
Saudara-saudara sekalian,
Saya kira dalam satu tahun ini Saudara-saudara bisa menilai kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang saya pimpin adalah kebijakan-kebijakan yang membela seluruh rakyat Indonesia, terutama kaum buruh.
Saudara-saudara,
Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah.
Saudara-saudara,
Hari ini saya bisa melaporkan kepada Saudara-saudara bahwa kita telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Kalau tidak salah ini adalah perjuangan lama, perjuangan 22 tahun, bahkan selama Republik berdiri belum pernah ada Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, belum pernah ada. Selama ini, pekerja-pekerja rumah tangga entah dibayar upah berapa tidak jelas, sekarang pertama kali dalam sejarah NKRI kita sahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
Saudara-saudara,
Saya terima kasih, saya terharu, saya diundang di tengah-tengah Saudara-saudara karena saya menyadari, saya merasakan, dan saya menghormati perjuangan Saudara-saudara. Seorang yang bekerja dengan badannya, dengan keringatnya, dengan tangannya adalah seorang yang mulia, seorang bekerja dengan halal, seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya.
Kami berharap peringatan hari yang berharga ini berlangsung dalam suasana yang damai, aman, dan selalu kondusif. Buruh adalah pilar utama bangsa yang memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara; semoga peran ini semakin kuat dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
Kepada pihak Kepolisian dan seluruh instansi terkait yang telah bertugas mengawal jalannya peringatan ini, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan tanggung jawab yang diemban demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
Semoga segala aspirasi, harapan, dan gagasan yang disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional ini dapat menjadi perhatian serta panduan berharga bagi Pemerintah dalam menyusun kebijakan yang adil, berpihak pada kesejahteraan pekerja, dan membawa kemajuan bangsa di masa mendatang.
Selamat Hari Buruh Internasional! Semangat terus untuk membangun negeri!
redaksi_Rani


