TOBAGOES.BENGKULU – Upaya Strategis Dinas Kominfo Atasi Blank Spot Internet di Mukomuko Belum dan belum terjangkau jaringan internet atau blank spot, Masih adanya sejumlah desa menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu
Upaya Strategis Dinas Kominfo Atasi Blank Spot Internet di Mukomuko Pemerintah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), upaya konkret pun mulai dilakukan demi menjembatani kesenjangan digital ini.
Langkah awal Upaya Strategis Dinas Kominfo Atasi Blank Spot Internet di Mukomuko adalah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan desa-desa yang belum memiliki akses internet.
Namun, proses ini tak bisa dilakukan sendiri, Upaya Strategis Kominfo menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mukomuko sebagai mitra utama dalam pemetaan wilayah blank spot.
Kepala Dinas Kominfo Mukomuko, Agus Harvinda, ST,M.Si menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu surat resmi dari DPMD yang berisi daftar desa yang termasuk dalam kategori blank spot.
Menurutnya, DPMD lebih memahami struktur geografis dan kondisi setiap desa di wilayah tersebut.
“Kami tidak bisa turun ke lapangan tanpa adanya data dari DPMD. Mereka yang paling tahu lokasi desa-desa yang sulit sinyal, terutama yang berada di daerah perbukitan atau dekat hutan lindung,” ujarnya, Sabtu, 31 Mei 2025.
Surat permohonan data sudah diajukan Kominfo ke DPMD, dan saat data resmi diterima, petugas Kominfo akan langsung melakukan verifikasi lapangan.
Alasan perlunya kolaborasi lintas dinas adalah keterbatasan alat deteksi sinyal yang dimiliki Dinas Kominfo Mukomuko.
Saat ini, hanya Balai Monitoring Provinsi Bengkulu UPTD dari Kementerian Kominfo RI yang memiliki alat deteksi sinyal internet secara akurat.
“Kami ingin pastikan benar-benar desa mana saja yang tidak memiliki sinyal. Karena jika datanya sudah valid, akan lebih mudah mengajukan bantuan pemasangan jaringan ke pemerintah pusat,” tambahnya.
Pendataan dan verifikasi selesai, Dinas Kominfo Mukomuko akan mengajukan proposal ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo.
Harapannya, desa-desa yang selama ini berada di zona blank spot bisa segera mendapatkan jaringan internet pada tahun 2025 ini.
Semua tahapan berjalan lancar, sehingga tahun ini desa yang sebelumnya tidak tersentuh internet bisa menikmati akses digital seperti wilayah lainnya,” ujarnya


