TOBAGOES.BENGKULU/ –Sanggar Lawang Budaya provinsi Bengkulu, mengadakan acara pentas seni tari di Bengkulu Indah Mall Sabtu, 24 Mei 2025. Peserta acara tari tersebut terdiri dari anak-anak tingkat SD, SMP dan SMA, se-kota Bengkulu, diiringi musik doll yang di mainkan oleh anak-anak SD.
Menurut keterangan salah satu Ketua Sanggar Lawang Budaya bernama Sandi, beliau menuturkan “Sanggar ini berdiri di mulai tahun 2009..dan sanggar kami sudah pernah tampil di mana-mana bahkan sudah sampai ke tingkat nasional” ucapnya.
Begitu juga keterangan Veti Heriyani, salah satu anak Sanggar ini hampir setiap tahun ikut serta pentas di ulang tahun Tabot Bengkulu, dan harapannya ada perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu,
“Sanggar ini siap berpartisipasi dan Semoga bisa terangkat dan sejajar dengan daerah-daerah lain sehingga bisa berperan aktif hingga dikancah nasional maupun mancanegara atas bimbingan Pemerintah Provinsi Bengkulu” ujarnya.
Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Bengkulu (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) wilayah Bengkulu Syamsuyudi, SH. Hadir dan mengapreasi menyaksikan promosi kesenian ini
“Saya berharap kepada pemerintah kota Bengkulu khususnya di bidang kesenian dan budaya di kota Bengkulu agar selalu memperhatikan kegiatan seperti ini, dengan acara kesenian ini membuat kota Bengkulu menjadi lebih baik lagi dan lebih terkenal” ujarnya.
Disamping itu juga menurut ketua kesenian Sandi, seni tari khususnya Sanggar Lawang Budaya juga melayani pesanan di acara Pisah Sambut dan acara resepsi pernikahan di mana saja berada.
Dalam memberi ruang berkarya pelaku seni dan budaya Manajemen Bengkulu Indah Mall juga menjadikan Bengkulu Indah Mall sebagai lokasi Style Up Festival 2025, yang digawangi oleh APMIKIMMDO, untuk mendorong kreativitas anak muda Bengkulu.
Bengkulu Indah Mall juga sering menjadi lokasi pameran seni Jurnal Visual, yang menampilkan berbagai karya seni dari 17 seniman Bengkulu, termasuk grafiti, mural, lukisan, instalasi, dan multimedia.
Berikut beberapa nama seni tari yang berasal dari Bengkulu diantaranya tari andun, tari tabot, tari ganau, dan tari sekapur sirih. Ada beberapa makna khusus yang tersirat dan ingin disampaikan dalam setiap nama dan ciri khas gerakannya ;
Tari andun tarian rakyat yang ditampilkan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen. Gerakannya berupa gerak sembah, gerak puji, dan gerak saling tindih. Tarian ini juga digunakan dalam upacara adat dan pesta pernikahan.
Tari sekapur sirih tarian yang digunakan untuk menyambut tamu agung atau raja. Tarian ini juga dikenal sebagai tari Persembahan Bengkulu. Para penari membawa kotak yang berisi sirih dan mempersembahkannya kepada tamu kehormatan.
Tari tabot tarian upacara tabot, yang merupakan perayaan untuk mengenang kepahlawanan Husein bin Ali Abi Thalib, dibawakan oleh laki-laki dan perempuan dengan mengenakan pakaian adat Bengkulu dan membawa tongkat serta selendang, dengan rute Karabela – Tapak Paderi.
Tari Ganau:Tarian yang memiliki tempo lembut dalam alunan musik Melayu, kemudian berubah menjadi cepat dan dinamis. Tari ini ditampilkan dalam berbagai acara, termasuk acara adat dan pertunjukan seni.
Tari bubu tarian yang menampilkan kelompok penari yang membawa berbagai benda, alat peraga utama biasanya adalah Bubu (sejenis alat penangkap ikan), gelang, dan cincin.
Tari Beruji Doll:Tarian yang ditampilkan oleh penari wanita yang mengenakan pakaian adat Bengkulu
Tari Kejei:Tarian yang ditampilkan pada saat acara tertentu, khususnya suku Rejang. Tarian ini ditampilkan dalam acara adat Kejei yang merupakan hajatan terbesar masyarakat Rejang.Tari Gading Cempaka:Tarian yang menampilkan gerakan yang dinamis dan energik seorang putri raja, Putri Gading Cempaka adalah seorang putri dari Raja Kerajaan Sungai Serut, Ratu Agung, yang dikisahkan memiliki kecantikan yang luar biasa dan sifat yang lembut serta bijaksana.(*)