TOBAGOES.BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan kepada awak media, Jumat dini hari kisaran pukul 02.50 WIB 23/5/2025 dengan pusat gempa berada pada koordinat 4.17 LS,102.17 BT berada pada kedalaman 10 kilometer di perairan Bengkulu, demikian dikutip berita dari laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Menurut Gubernur Bengkulu, Gempa kali ini membawa efect yang cukup besar dengan mengakibatkan ratusan rumah, toko, perumahan serta bangunan pemerintah rusak berat dan ringan, bersyukur kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan disela-sela kunjungannya menegaskan bahwa, “Kami telah sampaikan uang duka ke beberapa korban gempa, rencana kedepan akan diberikan bantuan fisik bangunan, yang rumahnya rusak berat maupun rusak ringan, rumah yang rusak parah akan dirobohkan, kemudian pemprov akan bangun kembali yang baru, sementara bangunan rusak ringan akan diperbaiki”, ungkap beliau.
Sementara itu Ka. Polda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu melakukan kunjungan dan evaluasi ke Gedung Rakyat Balai Buntar yang mengalami kerusakan yang cukup parah
Hampir seluruh plafond bangunan runtuh dan didapati retakan-retakan pada dinding bangunan, sehingga Kapolda menyarankan untuk menuntup sementara kegiatan didalam gedung termasuk resepsi pernikahan masyarakat penyewa gedung yang akan dilaksanakan hari minggu ini.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan status tanggap darurat, agar pemerintah pusat dapat mengerahkan sumber daya secara optimal terutama di daerah yang terkena dampak langsung seperti sejumlah fasilitas umum di Kota Bengkulu, Kab. Bengkulu Tengah, Kab. Bengkulu Utara, dan Kab. Seluma (AG)


